RSS

Celakalah wahai Hati!

07 Mar

Celakalah Wahai Hati!

Penat melayan kerenah hati sendiri.

Penat melayan kehendak jasad sendiri.

Celakalah wahai hati yang lalai!

Celakalah wahai jasad yang malas!

Siapa kita dan siapa Dia?

Dari Abu Dzar ra. dari Nabi saw. dalam hal yang diriwayatkan dari Allah Yang Maha Suci dan Maha Tinggi bahwasanya Dia berfirman:

“Wahai hamba Ku, sesung­guhnya Aku mengharamkan kezaliman atas diriKu dan zalim itu Aku haramkan di antara kalian, maka janganlah kalian halim menzalimi.

Wahai hambaKu, masing-masing dari kamu itu sesat kecuali orang yang Aku beri petunjuk kepadamu.

Wahai hambaKu, masing-masing dari kamu itu lapar kecuali orang yang Aku beri makan, mintalah makan kepadaKu, maka Aku memberi makan kepadamu.

Wahai hambaKu, masing-masing dari kamu itu telanjang, kecuali orang yang Aku beri pakaian, mintalah pakaian kepadaKu maka Aku memberi pakaian. Wahai hambaKu, sesungguhnya kamu bersalah siang dan malam, sedang Aku mengampuni seluruh dosa, mintalah ampun kepadaKu, maka Aku mengampunimu.

Wahai hambaKu, sesungguhnya kamu tidak akan terhindar dari kemadharatan Ku, maka berlindunglah dari kemadharatan Ku dan kamu tidak akan memperoleh kemanfa’atan-Ku maka mohonlah kemanfaatan kepadaKu.

Wahai hambaKu, seandainya or­ang yang pertama dan terakhir dari kamu, jin dan manusia dari kalanganmu itu berada pada hati seseorang yang paling taqwa dari padamu, hal itu tidak menambah kerajaanKu sedikit juapun.

Wahai hambaKu, seandainya orang yang awal dan terkemudian dari padamu, manusia dan jin itu ada pada orang yang paling jahat dari padamu niscaya tidaklah berkurang dari kerajaanKu barang sedikit juapun. Wahai hambaKu, seandainya orang yang pertama dan terkemudian, manusia dan jin di kalanganmu berdiri di satu bukit lalu minta kepadaKu, dan Aku beri setiap orang akan permintaannya, maka hal itu tidak mengurangi apa yang ada di sisi Ku melainkan seperti berkurangnya air laut apabila dimasukkan jarum kepadanya.

Wahai hambaKu, itu amal-amalmu, Aku hitung semuanya untukmu, kemudian Aku sempurnakan bagimu. Barangsiapa yang mendapatkan kebaikan maka pujilah Allah, dan barangsiapa yang mendapati selain itu maka janganlah mencela selain dirinya”.

(Hadits ditakhrij oleh Muslim).

Bacalah sekali lagi sahabat, tapi kali ini bacalah dengan hati.

Hari ini kita sihat, ceria, lapang, ada keluarga, boleh melihat, mendengar, membaca dan berfikir,

segala-galanya dari Allah jua.

Tapi kenapa hati ini masih lalai untuk mengingatiNya?

Tapi kenapa jasad ini masih ingkar padaNya?

Salah Allah Yang Maha Pemberi tapi tidak memberi atau salah diri yang malas meminta?

 
Leave a comment

Posted by on March 7, 2012 in Tarbiyyah

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: